EDUCATION FOR EVERYONE – PART 4
Fransiska Suhendra – 1701290923
Hari keempat. Selasa, 26 Mei 2015.
Lokasi: Rumah Anyo di Jalan Anggrek Nelli Murni Blok A/110, Slipi, Jakarta Barat.
Hari keempat sekaligus hari terakhir. Kami kembali mengunjungi Rumah Anyo pada pukul 10 pagi. Kami berdelapan kali ini membawa suatu bingkisan yang berupa makanan untuk anak-anak disana seperti biskuit, susu, dsb sebagai tanda kenangan kepada mereka. Karena anak-anaknya sedang beristirahat saat kami berkunjung kesana maka kami langsung titipkan kepada Ibu Esther.
Sesampainya disana kami meminta tanda tangan surat pernyataan bahwa kami benar telah melakukan kegiatan sosial kami sebagaimana yang telah ditentukan oleh dosen dan TFI. Lalu dikarenakan saat itu Ibu Esther sedang sibuk dan buru-buru ingin mengantar salah satu anak disana untuk ke Rumah Sakit Harapan Kita maka kami pun tidak berlama-lama lagi. Kami sempat berfoto dengan Ibu Esther.
Kami pun berpamitan pulang kepada Ibu Esther dan berterima kasih sekali karena Beliau telah bersedia menerima kami untuk melakukan kegiatan sosial disana.
Untuk bantuan terakhir yang bisa kami berikan adalah mengantar anak disana ke Rumah Sakit Harapan Kita dengan ditemani Elvira dan Kevin yang saat itu membawa mobil.
Pengalaman saya berkunjung ke Rumah Anyo ini sungguh sangat memberikan refleksi bagi diri saya. Yang pertama adalah munculnya rasa syukur atas hidup yang saya jalani sekarang ini. Saya seperti diingatkan bahwa saya yang sehat ini seharusnya bisa menghargai hidup saya dan bisa membuat hidup saya lebih berarti lagi untuk orang lain. Itulah yang saya rasakan ketika saya melihat anak-anak disana dan betapa mereka begitu bersemangat untuk belajar dan sungguh ceria seperti tidak ada beban hidup. Seringkali kita yang sehat ini mengeluh dan merasa bahwa kita punya masalah yang begitu berat padahal sebenarnya ada orang-orang diluar sana yang lebih berat hidupnya tetapi hal itu tidak menjadikan mereka mengeluh sebaliknya mereka dapat memberikan keceriaan untuk kita yang lebih sehat ini. Menurut saya mereka adalah anal-anak yang luar biasa sekali dan menjadi inspirasi tersendiri bagi saya.
Yang kedua adalah munculnya rasa peduli saya terhadap anak-anak kanker. Awalnya saya tidak begitu aware dengan orang-orang di sekitar saya. Tetapi ketika saya tahu bahwa ternyata ada orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan dari kita, baik itu bantuan moril maapun materiil, saya merasakan ada di posisi mereka. Saya ingin memberikan lebih banyak perhatian saya terhadap orang-orang di sekitar saya yang membutuhkan bantuan dan hidupnya berkekurangan.
Kedua hal itulah yang menjadi hasil dari refleksi saya setelah mengunjungi komunitas Rumah Anyo ini.
Yuk kita sama-sama lebih peduli kepada teman-teman kita yang mungkin kondisi kesehatannya kurang baik dan butuh hiburan dari kita π Kepedulian dari kita itu sangat membantu loh supaya mereka bisa lebih semangat berjuang melawan sakitnya π
SEKIAN:D


















