WELCOME TO MY BLOG :)

EDUCATION FOR EVERYONE – PART 4

June6

Fransiska Suhendra – 1701290923

TEACH FOR INDONESIA <3

TEACH FOR INDONESIA <3

Hari keempat. Selasa, 26 Mei 2015.

Lokasi: Rumah Anyo di Jalan Anggrek Nelli Murni Blok A/110, Slipi, Jakarta Barat.

Hari keempat sekaligus hari terakhir. Kami kembali mengunjungi Rumah Anyo pada pukul 10 pagi. Kami berdelapan kali ini membawa suatu bingkisan yang berupa makanan untuk anak-anak disana seperti biskuit, susu, dsb sebagai tanda kenangan kepada mereka. Karena anak-anaknya sedang beristirahat saat kami berkunjung kesana maka kami langsung titipkan kepada Ibu Esther.

Sesampainya disana kami meminta tanda tangan surat pernyataan bahwa kami benar telah melakukan kegiatan sosial kami sebagaimana yang telah ditentukan oleh dosen dan TFI. Lalu dikarenakan saat itu Ibu Esther sedang sibuk dan buru-buru ingin mengantar salah satu anak disana untuk ke Rumah Sakit Harapan Kita maka kami pun tidak berlama-lama lagi. Kami sempat berfoto dengan Ibu Esther.

Dokumentasi CB_2021

Bersama Ibu Esther:)

Bersama Ibu Esther:)

Kami pun berpamitan pulang kepada Ibu Esther dan berterima kasih sekali karena Beliau telah bersedia menerima kami untuk melakukan kegiatan sosial disana.

Untuk bantuan terakhir yang bisa kami berikan adalah mengantar anak disana ke Rumah Sakit Harapan Kita dengan ditemani Elvira dan Kevin yang saat itu membawa mobil.

cb pert2_5404

Pengalaman saya berkunjung ke Rumah Anyo ini sungguh sangat memberikan refleksi bagi diri saya. Yang pertama adalah munculnya rasa syukur atas hidup yang saya jalani sekarang ini. Saya seperti diingatkan bahwa saya yang sehat ini seharusnya bisa menghargai hidup saya dan bisa membuat hidup saya lebih berarti lagi untuk orang lain. Itulah yang saya rasakan ketika saya melihat anak-anak disana dan betapa mereka begitu bersemangat untuk belajar dan sungguh ceria seperti tidak ada beban hidup. Seringkali kita yang sehat ini mengeluh dan merasa bahwa kita punya masalah yang begitu berat padahal sebenarnya ada orang-orang diluar sana yang lebih berat hidupnya tetapi hal itu tidak menjadikan mereka mengeluh sebaliknya mereka dapat memberikan keceriaan untuk kita yang lebih sehat ini. Menurut saya mereka adalah anal-anak yang luar biasa sekali dan menjadi inspirasi tersendiri bagi saya.

Yang kedua adalah munculnya rasa peduli saya terhadap anak-anak kanker. Awalnya saya tidak begitu aware dengan orang-orang di sekitar saya. Tetapi ketika saya tahu bahwa ternyata ada orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan dari kita, baik itu bantuan moril maapun materiil, saya merasakan ada di posisi mereka. Saya ingin memberikan lebih banyak perhatian saya terhadap orang-orang di sekitar saya yang membutuhkan bantuan dan hidupnya berkekurangan.

Kedua hal itulah yang menjadi hasil dari refleksi saya setelah mengunjungi komunitas Rumah Anyo ini.

Yuk kita sama-sama lebih peduli kepada teman-teman kita yang mungkin kondisi kesehatannya kurang baik dan butuh hiburan dari kita πŸ™‚ Kepedulian dari kita itu sangat membantu loh supaya mereka bisa lebih semangat berjuang melawan sakitnya πŸ™‚

SEKIAN:D

EDUCATION FOR EVERYONE – PART 3

June6

Fransiska Suhendra – 1701290923

TEACH FOR INDONESIA <3

TEACH FOR INDONESIA <3

Hari ketiga. Senin, 11 Mei 2015.

Lokasi: Rumah Anyo di Jalan Anggrek Nelli Murni Blok A/110, Slipi, JakartaBarat.

Setelah hampir sebulan akhirnya kami kembali mengunjungi Rumah Anyo pada tanggal 11 Mei 2015. Kami baru dapat berkunjung kembali karena adanya ujian yang berlansung selama 2 minggu dan Binus Festival. Ketika kami berkunjung kesana tidak banyak yang berubah dari anak-anaknya. Hanya ada tambahan 1 anak yang sayangnya saya lupa namanya ><

Kami kembali kesana untuk mengajar. Kali ini yang mendapat tugas mengajar adalah Brandon. Brandon mengajar Irvi dan 1 anak laki-laki yang umurnya kira-kira sepantaran denganΒ Irvi (yang saya lupa namanya). Mereka kembali belajar Bahasa Inggris. Sedangkan kami yang tidak mengajar membantu Ibu Esther merapikan rak-rak buku disana. Disana terdapat banyak jenis buku yang bisa dibaca oleh anak-anak ketika bosan sekaligus juga untuk menambah pengetahuan mereka misalnya seperti serial tokoh dunia, bacaan hiburan seperti novel, komik, dsb.

Kami merapikan rak-rak buku yang ada di lantai bawah dan di lantai atas. Buku-buku tersebut kami kelompokkan menurut jenis-jenisnya supaya anak-anak mudah untuk mencari buku yang ingin dibacanya.

Setelah selesai merapikan buku dan selesai mengajar anak-anak disana kami berbincang-bincang sebentar dengan Ibu Esther dan kami banyak diberi masukan-masukan supaya berikutnya kami juga bisa mengunjungi rumah singgah untuk pasien kanker dewasa yang letaknya tidak jauh dari Rumah Anyo. Beliau mengatakan bahwa rumah singgah disana juga sangat membutuhkan bantuan material maupun hiburan lebih banyak dibandingkan Rumah Anyo. Hal ini mungkin dikarenakan Rumah Anyo sudah banyak dikenal orang sehingga seringkali sumbangan-sumbangan yang diberikan pengunjung kepada Rumah Anyo diberikan juga untuk rumah singgah disana. Namun sayangnya kami belum bisa mengunjungi rumah singgah tersebut.

Kami pun berpamitan pulang kepada Ibu Esther dan anak-anak disana setelah berbincang-bincang. Kami sangat senang karena bisa membantu Ibu Esther dan anak-anak disana:)

Berikut adalah dokumentasi yang kami simpan:

banyak bukunyaaa @@

banyak bukunyaaa @@

Brandon sedang mengajar Irvi dan temannya:D

Brandon sedang mengajar Irvi dan temannya:D

Lagi rapihin rak buku :D

Lagi rapihin rak buku πŸ˜€

yuhuuu:D

yuhuuu:D

SEKIAN πŸ˜€

EDUCATION FOR EVERYONE – PART 2

June4

Fransiska Suhendra – 1701290923

TEACH FOR INDONESIA <3

TEACH FOR INDONESIA <3

Hari kedua. Kamis, 16 April 2015.

Lokasi: Rumah Anyo di Jalan Anggrek Nelli Murni Blok A/110, Slipi, Jakarta Barat.

Di hari kedua ini kami kembali mengunjungi Rumah Anyo tapi pada kesempatan kali ini salah seorang anggota kelompok kami, Kevin tidak dapat hadir karena sakit. Kami sampai di Rumah Anyo kurang lebih pukul 9 atau 10. Karena saat itu kami tidak ada kendaraan, maka beberapa dari kami naik angkot dari kampus sampai pasar Slipi kemudian berjalan kaki sampai ke Rumah Anyo. Jalannya lumayan juga loh πŸ˜€ Sedangkan saya sendiri langsung berangkat dari rumah dan turun di halte busway Slipi lalu jalan kaki sampai Rumah Anyo.

Ketika kami sampai disana, kami langsung disambut oleh Ibu Esther. Setelah mengobrol sebentar kami pun diajak untuk berkenalan dengan anak-anak disana. Ada yang usianya sudah cukup besar sekitar 17 tahun namanya Irvi. Lalu ada beberapa anak-anak yang masih kecil sekitar 5-6 tahun.

Hari itu kami mendapat tugas untuk mengajar dan membantu menyiapkan buku-buku dan brosur yang nantinya akan ditaruh di stand. Stand tersebut akan ada di Bandara sehingga orang-orang yang melihat dan tertarik bisa langsung mengambil buku dan brosur yang isinya tentang Rumah Anyo serta penjelasan tentang penyakit kanker.

Kami pun membagi tugas. Elvira mengajar Irvi bahasa Inggris khususnya belajar grammar dsb. Sisanya kami berenam menyiapkan buku dan brosur. Total dari semua buku dan brosur itu kurang lebih ada 200-an. Berikut adalah dokumentasi yang kami simpan:

Fulgen sedang membawa satu pak buku dan brosur

Fulgen sedang membawa satu pak buku dan brosur

Saya :D

Saya πŸ˜€

Elvira sedang mengajar Irvi. Ada saya dan Winarti juga ><

Elvira sedang mengajar Irvi. Ada saya dan Winarti juga ><

Brandon (?)

Brandon (?)

Elvira, saya dan Irvi:D

Elvira, saya dan Irvi:D

BUKU DAN BROSUR Rumah Anyo :D

BUKU DAN BROSUR Rumah Anyo πŸ˜€

Setelah kami selesai membantu menyiapkan dan Elvira juga selesai mengajar Irvi kami pun kembali menemui Ibu Esther. Karena sudah tidak ada apa-apa lagi yang bisa kami kerjakan, maka kami pun berpamitan pulang kepada Ibu Esther, Irvi, dan teman-teman yang lain disana.

SEKIAN πŸ˜€

 

EDUCATION FOR EVERYONE – PART 1

June3

Fransiska Suhendra – 1701290923

TEACH FOR INDONESIA <3

TEACH FOR INDONESIA <3

Untuk melihat proposal kegiatan CB kami, dapat mengklik link di bawah ini:

Proposal Kegiatan “Education for Everyone”

Hari Pertama. Senin, 6 April 2015.

Lokasi: Rumah Anyo di Jalan Anggrek Nelli Murni Blok A/110, Slipi, Jakarta Barat.

Pertama-tama saya ingin memperkenalkan beberapa anggota kelompok saya yang terdiri dari 8 orang. Dimulai dari ketua kelompok kami, Fulgensius lalu ada sekretaris yaitu Elvira, saya sendiri Fransiska Suhendra sebagai bendahara, Winarti sebagai seksi konsumsi kemudian ada Tommy sebagai seksi dokumentasi, Brandon sebagai humas, Johannes sebagai seksi perlengkapan dan Kevin sebagai seksi transportasi.

Hari pertama kami berdelapan pergi mengunjungi Rumah Anyo yang ada di Slipi, Jakarta Barat. Kami memilih Rumah Anyo karena letaknya yang tidak jauh dari kampus kami tercinta, Binus University. Kami berangkat setelah selesai kelas kurang lebih sekitar pukul 2 siang dan sampai kira-kira pukul 3 kurang. Karena waktu yang dijanjikan adalah pukul 3 maka akhirnya kami semua menunggu dahulu.

Setelah itu kami masuk dan berkenalan dengan pengurus Rumah Anyo, namanya Ibu Esther. Sebelumnya memang kami sudah sempat berkenalan lewat telepon dan kami sudah memberitahukan kepada beliau bahwa kami diberi tugas untuk mengunjungi komunitas dan kami ingin memberikan pengajaran kepada anak-anak yang ada di Rumah Anyo.

Namun sayangnya ternyata anak-anak disana baru selesai perawatan kemoterapi dan kondisi fisiknya sedang sangat lemah sehingga kami disarankan untuk tidak mengajar dahulu. Perlu diketahui bahwa anak-anak di Rumah Anyo ini mayoritas adalah pasien kanker yang tinggal sementara di Rumah Anyo. Kebanyakan mereka ini berobat di RS Harapan Kita dan sering bolak-balik untuk pengobatan sehingga mereka butuh tempat penampungan sementara untuk tinggal selama mereka menjalani pengobatan. Pasien yang diutamakan adalah yang berasal dari luar kota dan mereka masing-masing ditemani oleh satu pendamping.

Oleh karena kami tidak bisa mengajar, Ibu Esther meminta kami untuk membantu bersih-bersih halaman rumah, dapur, wc, kaca jendela kemudian menyapu dan mengepel. Kami pun mengiyakan dan akhirnya kami bersama-sama membagi tugas. Kevin, Johannes, dan Tommy membersihkan halaman depan. Winarti membersihkan kaca jendela. Saya, Fulgen dan Elvira menyapu dan mengepel sedangkan Brandon membersihkan WC.

Berikut adalah dokumentasi yang kami simpan:

bersih-bersih :D

KEVIN, JOHANNES, TOMMY / bersih-bersih πŸ˜€

bersih-bersih :D

ELVIRA / bersih-bersih πŸ˜€

bersih-bersih :D

BRANDON / bersih-bersih πŸ˜€

bersih-bersih :D

WINARTI / bersih-bersih πŸ˜€

Setelah selesai bersih-bersih kami pun ijin pulang kepada Ibu Esther dan merundingkan kembali kapan kami bisa mengajar anak-anak.

SEKIAN πŸ˜€

PBO – 02 PPT – TM 05

April16

T00440020220133014TM 05T00440020220133014TM 05

PBO – 02 PPT – TM 04

April8

T00440020220133014TM 04

PBO – 02 PPT – TM 03

April8

T00440020220133014TM 03

PBO – 02 PPT – TM 02

March18

T00440020220133014TM 02

PBO – 02 PPT – TM 01

March15

T00440020220133014TM 01

Tugas Binus Festival_01pst_1701290923_FransiskaSuhendra

July15

General Orientation (8-14 Juli 2013) & Academic Orientation (9-20 September 2013)

akhirnya FEP selesai juga :”) 1 minggu ini bener2 berasa banget capenya, setiap hari bangun jam 5 pagi dan harus ngikutin sesi2 yg ga berkesudahan dan sedikit agak ngebosenin tanpa istirahat makan :”) pulang harus naik kopaja dan nunggu busway..kena macet dan sampe rumah udah sore, langsung tepar dan keesokannya harus bangun pagi lagi :”)

hm cape sih. tp seru karena temen2 ABN 01 yg asik2 ;;) walaupun tadinya masih malu2 ga kenal sama siapa2..tp hari demi hari ternyata temen2 abn 01 ini (yg mayoritas cowo:”)) seru banget. mulai dari bikin yel2 bareng, lomba2an broadcast buat like fan page kelas, ngakak di kelas gara2 kelakuan beberapa teman yang suka aneh-aneh.hahahaha trus juga kakak2 BC yg baik banget udah ngajarin kita ini itu, sharing pengalaman ke kita, bantuin kita bikin fan page & promosiin. pokoknya BC ABN 01 keren banget dehhh! (y)

gw suka banget sama sesi Bunga Rampai dan Kebersamaan yg menurut gw paling ga ngebosenin di antara sesi2 yg lain. ternyata ada banyak banget UKM Binus yg keren2 dan rame banget. semuanya pd kompak2 dan bikin gw tertarik sekaligus bingung mau pilih yg mana. sesi kebersamaan juga seru. bisa nampilin yel2 kelas ABN 01 yg menurut gw agak ga jelas itu ternyata keren juga waktu ditandingin sama kelas2 lain. hebat deh buat temen2 ABN 01 yg udah koordinatorin lagu dan gerakan yel2 kelas kita (y)

dan yg paling ga bisa gw lupain adalah di saat gw diomelin oleh kakak BC yg super2 galak karena salah baju dan gw harus maju ke depan kelas :”) ternyata itu semua demi ngerjain temen sekelas gw yg ulangtahun gw pun harus menanggung malu kayak gitu plus dibentak oleh kakak BC. sampe2 temen sekelas gw nyapa begini: “eh ini kan yg tadi diomelin” sabar deh gw :”)

semoga aja lewat FEP ini gw & temen2 ABN semua makin siap memasuki dunia perkuliahan, makin yakin sama jurusan IT ini, dan yang paling penting lulus tepat waktu tahun 2017 nanti!! amin!! sampai jumpa di inaugurasi ya teman2 ABN 01 πŸ˜€ semoga di kelas Academic Orientation bisa sekelas lagi:)

thankyou buat kakak BC & temen2 ABN 01 yg seru dan asik2k banget!!

we are ABN 01

we are ABN01

setelah general orientation dan inaugurasi sampailah binusian 2017 ke tahap academic orientation yang diadakan selama 2 minggu (9-20 September 2013)

di academic orientation ini ternyata gw masuk ke kelas yang namanya 01pst. disini ada sebagian anak dari abn01 dan sebagian dari anak abn02. sedihnya gw masuk kelas siang πŸ™ pulang jam 5 ada juga yang pulang jam 7 πŸ™ sampe rumah udah malem banget. untung aja masih ada temen pulang bareng naik 91 yang setia yaitu sarah πŸ™‚ hahahaha

udah 6 hari gw ngikutin academic orientation ini dan menurut gw sih academic orientation ini udah mirip banget sama perkuliahan biasa, udah ga ada lagi main-mainnya malahan di academic orientation kita belajar algoritma & programming! seru sih…tapi agak pusing, ribet, dan gw ga ngerti πŸ™ rasanya pengen pulang terus.Β seandainya academic orientation ini ada sebelum gw daftar binus & masuk jurusan TI, dan gw tau ternyata TI itu belajar kayak ginian…mungkin gw ga akan pernah memilih jurusan TI!!hahahahaha #salahjurusan

masih ada 4 hari lagi academic orientation. semoga gw bener-bener bisa ngikutin semuanya biar lulus final exam nanti dan yang paling penting lulus FEP deh! semangat binusian 2017!! πŸ˜€